Chapecoense korban kecelakaan pesawat, klub lawan berikan gelar copa sudamericana kepada chapecoense
Internasional Sepakbola
Kabar duka sedang menyelimuti sepakbola Brazil, Pesawat yang membawa pemain dan official Klub Chapecoense mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju Medellin, Kolombia, Selasa Siang (29/11). Mereka lepas landas dari Bolivia buat melakoni laga final pertama Copa Sudamericana melawan Atletico Nacional pada Rabu (30/11).
Merespon kejadian ini, klub asal Kolombia, Atletico Nacional, yang merupakan lawan dari Chapecoense dalam pertandingan final Copa Sudamericana. Meminta kepada Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (Conmebol) agar memberikan gelar kepada Chapecoense. Peristiwa ini membuat Atletico Nacional ikut bersimpati dan dikabarkan ikhlas member title Copa Sudamericana buat Klub Chapecoense.
“Kami ingin mempublikasikan bahwa Atletico Nacional mengajak Conmebol untuk memberikan gelar Copa Sudamericana kepada Chapecoense sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada korban kecelakaan yang membuat olahraga kami berduka. Chapecoense juara Copa Sudamericana 2016,” tulis penyataan resmi Atletico Nacional di situs resmi klub.
Salah satu stasiun radio Brazil, Grenal Radio FM, yang berbasis di Porto Alegre juga mengatakan hal yang sama. “Informasi saat ini adalah Atletico Nacional akan mengirim permintaan kepada Conmebol bahwa mereka menyatakan Chapecoense sebagai pemenang yang sah dari turnamen”, jelas siaran radio tersebut, seperti dikutip dari Kompas.com.
Menurut stasiun radio tersebut, langkah yang dilakukan oleh klub Ateltico Nacional ini mirip dengan apa yang terjadi pada tahun 1949 ketika para pemain Torino tewas akibat kecelakaan pesawat yang menabrak Basilica Superga di Italia dan menewaskan total 31 penumpang. Ketika itu, di hari yang sama tima lain di Liga Italia setuju buat memberikan gelar Scudetto kepada Torino sebagai bentuk penghargaan kepada klub dan para pemainnya.
“Para direktur dan pemain dari Atletico Nacional juga telah membulatkan suara terhadap apa yang mereka inginkan. Chapocoense akan dinobatkan sebagai juara. Jika tidak besok malam, maka dipastikan dalam beberapa hari ke depan,” jelas siaran radio tersebut.
Pesawat bernomor penerbangan LMI2933 yang membawa Klub Chapecoense sendiri membawa 81 orang penumpang yang terdiri dari 9 kru pesawat dan 72 penumpang yang terdiri dari pemain Chapecoense, staf pelatih, serta para jurnalis. Sebanyak 76 penumpang dilaporkan meninggal dan hanya lima orang yang selamat.
“Sebanyak enam penumpang berhasil diselamatkan, tetapi satu orang meninggal dunia (di rumah sakit). Sangat disayangkan, sisa penumpang lain meninggal. Total korban kejadian tragis ini 76 orang,” kata Kepala Kepolisian Regional di Cerro Gordo, Jose Gerardo Acevedo, kepada jurnalis seperti dikutip dari Reuters.
